JEJAKLANGKAH, UMUM - Jika ditanyakan “Apa filsafat proletariat itu,” biasanya cepat kita menerima jawab: “Dialektika.” Terlalu sering filsafat filsafat ini disebut tidak menurut namanya yang lengkap, materialisme dialektik dan historis, melainkan “dialektika” saja. Dan kalau ditanyakan kemudian “Apa dialektika itu,” biasanya kita pun cepat menerima jawab: “Tesis, anti-tesis, sintesis” atau “Segala sesuatu menurut keadaan, tempat dan waktu.” Tetapi apa arti yang sebenarnya dari semua itu, bagaimana dasar-dasarnya, bagaimana keterangannya dan bagaimana keharusan penerapan atau pengenaannya, jarang sekali kita dengar, dan kalaupun ada kita mendengarnya belum tentu keterangan itu benar. Sukar sekali, jika tak hendak dikatakan tak mungkin, untuk memberikan introduksi tentang filsafat materialisme dialektik dan historis dalam satu kali kuliah. Tetapi saya yakin, bahwa kian hari akan kian banyak propagandis filsafat proletariat di Indonesia sini, karena hanya dengan ...
Satu langkah untuk kebermanfaatan